Langsung ke konten utama

Indra Sjafri Pede Ulangi Prestasi Tahun 2013

Pasti Tepat Akurat - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-22Indra Sjafri percaya diri mampu mengantarkan anak-anak asuhnya berlaga di putaran final Piala Asia U-23 2020. Gelar juara Piala AFF yang baru diraih menjadi modal utamanya.
Timnas U-22 akan menjalani babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020, mulai 22 Maret mendatang. Tergabung di grup K, Indonesia akan bersaing dengan tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam.
Coach Indra merasa situasi saat ini mirip dengan yang dialaminya pada 2013 silam. Ketika itu, Timnas U-19 asuhannya juga berhasil melaju ke putaran final Piala Asia U-19 tak lama setelah menjuarai Piala AFF U-19 di Sidoarjo.
"Ini seperti tahun 2013 untuk saya. kita juara AFF terus ada kualifikasi AFC (Piala Asia) dan kita lolos waktu itu," ujar Indra Sjafri di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu (27/2).
Saat itu penampilan Timnas U-19 menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Tim yang diperkuat Evan Dimas dan kawan-kawan bahkan mampu menaklukkan Korea Selatan dengan skor 3-2.
"Saya yakin hal ini akan terulang," tambah mantan arsitek Bali United tersebut.
Untuk mewujudkannya, Timnas U-22 pun tidak akan diberi jatah libur terlalu lama. Pada 2 Maret mendatang, Indra Sjafriakan langsung kembali menggeber latihan.
"Kemarin begitu selesai peetandingan saya bicara dengan kapten. Kita sepakat tim ini langsung berlatih tanggal 2 (Maret) untuk persiapan AFC, jadi tanpa libur," pungkasnya.[]

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...