Langsung ke konten utama

Cara Pemerintah Kota Sabang Mengurangi Gizi Buruk

Pasti Tepat Akurat - Pemerintah Kota Sabang meluncurkan Program Gerakan Untuk Anak Sehat (Geunaseh) Sabang dalam upaya mengurangi angka gizi buruk pada anak atau penanganan malnutrisi dan stunting di Kota Sabang.
Wali Kota Sabang, Nazaruddin mengatakan, program ini merupakan program Pemerintah Kota Sabang yang didukung oleh UNICEF Aceh dan Flower Aceh sebagai mitra pelaksanaan.
“Program ini merupakan wujud nyata dari realisasi janji yang pernah Kita sampaikan. Alhamdulillah, gerakan Kita mendapat dukungan dari UNICEF dan Flower Aceh sebagai mitra pelaksanaan ini” kata Nazaruddin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/4/2019).
Program ini sebagai respon cepat terhadap tingginya jumlah kasus malnutrisi dan stunting di Sabang.
Nazaruddin menyebutkan, berdasarkan data aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), tahun 2018 angka stunting balita di Kota Sabang mencapai 540 dari 2.037 balita atau sebesar 26,5%, dengan kata lain, 1 dari 4 balita di Kota Sabang mengalami stunting. Jumlah ini melampaui batasan yang ditetapkan badan kesehatan dunia (WHO) sebesar 20%.
Ia menyampaikan, penanganan malnutrisi dan stunting di Kota Sabang harus ditangani secara terintegrasi agar tidak menyebabkan berbagai masalah lanjutan terkait gizi dan berdampak pada ancaman kehilangan generasi sehat di kota Sabang.
Penanganan yang dilakukan yakni dengan memberikan bantuan tunai bagi seluruh anak-anak dan ibu di Pulau Weh ini melalui Program Geunaseh Sabang.
“Program ini merupakan salah satu layanan untuk penanganan malnutrisi dan stunting, tujuannya meningkatkan cakupan nutrisi dan akses terhadap layanan kesehatan bagi seluruh anak yang berumur 0-6 tahun dan ibu menyusui melalui pemberian bantuan transfer tunai sebesar Rp 150 rb per anak per bulan,” jelas Nazaruddin.
“Program ini sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sabang yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Sabang tahun 2017-2022, yakni meningkatkan pelayanan kesehatan yang manusiawi dan berkeadilan,” ujarnya lagi.

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...