Langsung ke konten utama

Gawat! Junk Food Sebabkan Imunitas Melemah

Pasti Tepat Akurat - Jangan terlalu sering pergi ke restoran yang menyediakan junk food. Itu gaya hidup tidak sehat ya.
Makanan junk food ternyata juga menyebabkan kekebalan tubuh semakin menurun. Nah gaya hidup tidak sehat dengan mengonsumsi makanan Barat itu justru menjadikan imunitas tidak mampu membunuh virus. Akibatnya orang yang mengonsumsi makanan junk food mudah terkena flu.
Penelitian membuktikan bahwa orang yang sering mengonsumsi minyak goreng, daging beku, kentang goreng, ternyata mengandung bahan pengawet tert-butylhydroquinone (tBHQ). Bahan tersebut bisa menyebabkan berkurangnya kemampuan sel yang memerangi virus.
Penelitian itu dilaksanakan oleh Robert Freeborn dari Universitas Negeri Michigan.
“Jika kamu mendapatkan vaksin, itu bagian penguatan sistem kekebalan tubuh di mana tubuh tidak akan mengenali dan bertarung dengan virus yang menginfeksi sel. Itu menyebabkan vaksin tidak lagi efektif,” katanya dilansir Daily Mail pada Selasa (9/4).
Freeborn mengungkapkan, tBHQ biasanya terdapat pada makanan. Itu berdampak langsung pada sel manusia yang berkaitan langsung dengan sistem respons imunitas terhadap penyakit flu.
Flu juga merupakan penyakit yang berbahaya dan bisa memicu kematian. Memang flu bisa dicegah dengan vaksin. Tapi, faktor lingkungan juga memiliki pengaruh yang besar.
Cara terbaik adalah mengurangi tBHQ pada makanan.
“Sayangnya tidak semua restoran mempublikasikan nutrisi dan komponen pada makanan,” ujar Freeborn.

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...