Langsung ke konten utama

Meski Berhasil Bawa Liverpool Menang, Klopp Belum Merasa Tenang

Pasti Tepat Akurat - Liverpool berhasil memastikan kemenangan meyakinkan 2-0 atas FC Porto di leg pertama babak perempat final Liga Champion Eropa dini hari tadi, Rabu (10/4). Bermain di hadapan publik sendiri, Liverpool sudah berhasil membuka keunggulan saat pertandingan baru memasuki menit kelima lewat sepakan keran Naby Keita.
Gol kedua Liverpool di laga ini kemudian dicetak oleh Roberto Firmino pada menit 26. Menerima umpan pendek dari Trent Alexander-Arnold, Firmino yang lepas dari kawalan pemain belakang Porto sama sekali tak kesulitan untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Meski demikian, kemenangan ini nyatanya belum cukup membuat Juergen Klopp tenang. Pelatih asal Jerman tersebut masih khawatir akan ancaman yang mungkin dihadirkan FC Porto pada leg kedua pekan depan.
''Kami sadar kami masih harus memainkan leg kedua, karenanya kami belum bisa memastikan hasil pertemuan malam ini. Karenanya sekarang kami harus kembali bersiap untuk pergi ke sana (markas Porto) dan bertarung lagi,'' ungkap Klopp seperti dilansir BBC Sport.
Klopp juga sadar benar kalau anak asuhnya masih melakukan sejumlah kesalahan di laga dini hari tadi yang sebenarnya bisa saja menggagalkan kemenangan mereka. Namun pada akhirnya Klopp merasa cukup senang karena tidak ada satupun ancaman yang membuat timnya kebobolan.
''Kami terlalu banyak memberikan mereka kesempatan dari bola mati, saya rasa Porto berhasil mencetak 40 persen dari gol mereka lewat bola mati. Kami juga mendapatkan ancaman dari satu atau dua skema seranga balik cepat, tetapi selebihnya kami bermain sangat baik,'' jelas Klopp.

''Kami sedikit kehilangan arah di babak kedua, tetapi tidak ada yang perlu dikritisi, 2-0 adalah hasil yang sangat bagus.''[]


Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...

BNI Ambon Beritahu Nasabah Gunakan e-Banking untuk Cek Transaksi Keuangan

Pasti Tepat Akurat - BNI Cabang Ambon mengimbau nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking . Hal ini dilakukan agar para nasabah dapat memantau aktivitas keuangan. Pejabat Kepala BNI KCU Ambon , Nolly Stevie Bernard mengatakan, pasca kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oknum pegawai Bank BNI , masyarakat khawatir dana yang ditabung di bank itu ludes. Banyak nasabah komplain dan ingin menutup rekening tabungan. Meski pihaknya telah menginformasikan tabungan para nasabah aman. Untuk itu, layanan e-banking akan sangat berguna mengontrol keuangan juga memudahkan setiap transaksi keuangan nasabah. "Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena itu terdiri dari ATM, sms banking , mobile banking , internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10). Menurut dia, baru 90 persen nasabah di Ambon yang menggunakan aplikasi e-banking, hal ini karena mereka merasa kerepotan, pa...

Misbakhun Akhirnya bebas Dari Kasusnya, Karena Hasil Dari MA itu Sudah Bulat

Seorang anggota Inisiator Hak Angket Century Muhammad Misbakhun sempat dituduh oleh seseorang bahwa Ia adalah dalang dari kasus pemalsuan  letter of credit  (L/C) Bank Century. Tuduhan  Misbakhun korupsi  sebanyak 22,5 juta USD ini malah membesarkan namanya di dunia politik Tetapi Misbakhun tak terima yang akhirnya memohon agar Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) terhadap  kasus Misbakhun . MA pun mengabulkan permohonan PK yang diajukan oleh Misbakhun, adapun suara putusan MA bahwa  kasus Misbakhun  bukanlah kasus pidana tetapi kasus perdata. Sesama anggota Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) menunjukkan adanya upaya politisasi terhadap  kasus Misbakhun  yang sangat kritis terhadap kasus Bank Century. "Misbakhun merupakan salah satu dari sembilan orang inisiator Hak Angket Kasus Century yang menyeret sejumlah petinggi Bank Indonesia (BI), orang-orang lingkar...