Langsung ke konten utama

Fitur Keselamatan Jadi Unggulan Vespa Bongsor Piaggio GTS Super 150

Pasti Tepat Akurat - PT Piaggio Indonesia telah merilis varian baru dari seri Vespa bongsornya, The New Vespa GTS Super 150 I-Get ABS. Evolusi terbaru dari Vespa GTS ini dilengkapi dengan dashboard LCD.
Skuter elegan khas Italia ini juga dilengkapi dengan beragam teknologi terbaru, diantaranya fitur keselamatan yang turut diunggulkan pihak PiaggioVespa GTS Super 150 mendapatkan peningkatan sistem teknologi pencahayaan, dengan teknologi LED yang dipasang di depan dan belakang.
Skuter ini juga dilengkapi dengan LED front positioning lights. Fitur-fitur ini diklaim menghadirkan solusi visibilitas terbaik di berbagai kondisi cuaca.
Fitur lainnya, Vespa GTS Super 150 dilengkapi dengan sistem dual canal Anti-Iock Braking System (ABS) untuk memberikan deselerasi yang nyaman dengan keamanan ekstra. Vespa terbaru ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan lain seperti tilt sensor dan immobilizer, agar lebih aman dan nyaman dalam berkendara.
"Vespa GTS Super 150 dengan desain terbaru ini membawa nilai-nilai yang khas dari Vespa big body family seperti gaya, kenyamanan dan keselamatan ala ltalia yang terus melangkah maju dari pendahulunya yang ikonik," ujar Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega saat peluncuran di Kilo Kitchen, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).
Untuk kenyamanan, Vespa GTS Super 150 dilengkapi dengan teknologi mesin Italian Green Experience Technology (i-get) yang diklaim memberikan kekuatan lebih dengan konsumsi bahan bakar rendah. Vespa GTS Super 150 juga memiliki desain jok terbaru yang terbuat dari bahan dan matel khusus, guna menghadirkan kenyamanan lebih bagi penumpang.
Selain itu, GTS Super 150 terbaru juga memiliki banyak fitur lainnya seperti USB port, Bike Finder, Electric Remote Opening System on Saddle dan start-stop engine. "Vespa GTS Super didesain untuk membuat anda dapat berkendara dengan keyamanan yang mewah, be effortlessly you," pungkas Marco.


Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...

BNI Ambon Beritahu Nasabah Gunakan e-Banking untuk Cek Transaksi Keuangan

Pasti Tepat Akurat - BNI Cabang Ambon mengimbau nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking . Hal ini dilakukan agar para nasabah dapat memantau aktivitas keuangan. Pejabat Kepala BNI KCU Ambon , Nolly Stevie Bernard mengatakan, pasca kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oknum pegawai Bank BNI , masyarakat khawatir dana yang ditabung di bank itu ludes. Banyak nasabah komplain dan ingin menutup rekening tabungan. Meski pihaknya telah menginformasikan tabungan para nasabah aman. Untuk itu, layanan e-banking akan sangat berguna mengontrol keuangan juga memudahkan setiap transaksi keuangan nasabah. "Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena itu terdiri dari ATM, sms banking , mobile banking , internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10). Menurut dia, baru 90 persen nasabah di Ambon yang menggunakan aplikasi e-banking, hal ini karena mereka merasa kerepotan, pa...

Misbakhun Akhirnya bebas Dari Kasusnya, Karena Hasil Dari MA itu Sudah Bulat

Seorang anggota Inisiator Hak Angket Century Muhammad Misbakhun sempat dituduh oleh seseorang bahwa Ia adalah dalang dari kasus pemalsuan  letter of credit  (L/C) Bank Century. Tuduhan  Misbakhun korupsi  sebanyak 22,5 juta USD ini malah membesarkan namanya di dunia politik Tetapi Misbakhun tak terima yang akhirnya memohon agar Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) terhadap  kasus Misbakhun . MA pun mengabulkan permohonan PK yang diajukan oleh Misbakhun, adapun suara putusan MA bahwa  kasus Misbakhun  bukanlah kasus pidana tetapi kasus perdata. Sesama anggota Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) menunjukkan adanya upaya politisasi terhadap  kasus Misbakhun  yang sangat kritis terhadap kasus Bank Century. "Misbakhun merupakan salah satu dari sembilan orang inisiator Hak Angket Kasus Century yang menyeret sejumlah petinggi Bank Indonesia (BI), orang-orang lingkar...