Langsung ke konten utama

Kenali Faktor Pemicu Migrain dan Hindari Penyebabnya

Pasti Tepat Akurat - Migrain adalah sakit kepala yang terasa berdenyut di satu sisi bagian saja yang disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah dan ketidakpekaan terhadap cahaya. 
Sakit kepala ini dipicu oleh banyak faktor seperti perubahan hormon, makanan atau minuman tertentu, juga karena stres. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa ada beberapa faktor lain pemicu migrain salah satunya adalah genetika.  
Berikut ini lima hal untuk mengurangi risiko yang menjadi faktor pemicu migrain seperti dilansir dari The Health Site, Senin (18/11).
Perhatikan yang dimakan
Migrain sebagian besar dipicu oleh makanan atau minuman. Jika Kamu menderita migrain mulai sekarang sudah harus memperhatikan pola makanan. Jika ada makanan tertentu yang memicu migrain tandai makanan tersebut dan tidak boleh dikonsumsi lagi.
Kurangi kafein
Jika Kamu sering mengonsumi kopi tapi secara bersamaan langsung migrain, berarti kafein salah satu pemicunya dan kurangi perlahan.
Istirahat dan tidur nyenyak
Kurang tidur menekankan saraf otak dan dapat memicu migrain. Jika Kamu tidak cukup tidur karena sibuk bekerja, cobalah untuk mengatur waktu antara kerja dan istirahat.
Atau Kamu bisa memejamkan mata selama beberapa menit untuk melemaskan otot mata.
Jangan mudah stres
Stres dapat membuat tegang dan memicu migrain. Jika ini terus berulang, maka lakukanlah meditasi, olahraga, dan konseling.
Jangan sampai dehidrasi
Dehidrasi menyebabkan sakit kepala. Jadi, lebih baik untuk minum teratur agar tidak mudah terdehidrasi.

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...