Langsung ke konten utama

Kekalahan Jadi Penutup Pemusatan Latihan Timnas U-19 di Thailand

Pasti Tepat Akurat - Kekalahan 0-2 dalam laga uji coba keenam malawan Bucheon FC 1995, menjadi penutup pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Thailand, Jumat (31/1/2020). Timnas Indonesia U-19 sebelumnya sudah melakoni lima kali laga uji coba.

Pertama mereka melawan Kyung Hee University. Di laga itu, timnas Indonesia U-19 kalah 0-2. 

Lalu, pada uji coba kedua, skuat Garuda Nusantara kembali mengalami kekalahan. Kali ini cukup telak yaitu 0-4 dari Seongnam FC.

Kemudian, Sutan Zico dan kawan-kawan kembali dibantai oleh Busan IPark pada uji coba selanjutnya. Timnas Indonesia U-19 kalah 1-5 di laga itu.

Pada pertandingan uji coba keempatnya, Pasukan Merah Putih kembali melawan Seongnam FC. Hasilnya sama, mereka kalah 1-4.

Timnas Indonesia U-19 baru bisa meraih kemenangan pada uji coba kelimanya, ketika kembali melawan Kyung Hee University. Pada laga itu, timnas Indonesia U-19 menang dengan skor 2-1.

Pada uji coba keenam atau yang terakhir, timnas U-19 kembali kalah. Rangkaian uji coba tersebut sekaligus menutup pemusatan latihan timnas Indonesia U-19 di Thailand.

Hasil tadi kami kalah 0-2 dari Bucheon FC 1995, ini uji coba terakhir kami. Besok kami akan pulang ke Indonesia, kata asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto saat dihubungi, Jumat (31/1/2020) malam.

Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia U-19 disiapkan untuk menghadapi beberapa event berbeda. Diantaranya Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-19. Selain itu, timnas Indonesia U-19 juga akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021.



Sumber : Ayosemarang.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pejabat ikut Terseret dalam Kasus Century ini, Bahkan SBY pun ikut terseret.

Masyarakat Indonesia tengah dibuat heboh terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Legislator Mukhamad Misbakhun turut berkomentar terhadap pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun medsosnya. Pejuang perpajakan tersebut terpantau AKURAT.CO pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus...